CentOS 7 merupakan versi terbaru dari salah satu distribusi Linux kelas enterprise bebas yang terpopuler yang merupakan alternatif terbaik dari distribusi Linux kelas enterprise yang menerapkan support berbayar. Di versi terbaru ini terdapat berbagai perubahan diantaranya adalah kernel update ke versi 3.10, XFS menjadi file system default, peralihan ke systemd, firewalld, GRUB2, Gnome 3, dukungan untuk Linux Containers, dukungan instalasi dalam mode UEFI Secure Boot dan lain sebagainya. Berikut langkah-langkah yang dapat kita lakukan saat instalasi CentOS 7.0 di komputer kita. File ISO image CentOS 7 dapat kita unduh di halaman download di situs CentOS, atau bisa juga kita download di situs mirror lokal seperti di mirror kambing atau situs mirror lokal lainnya.
- Pertama-tama kita siapkan komputer. Rilis CentOS 7 ini hanya mendukung arsitektur 64 bit (AMD 64 dan Intel 64). Jadi pastikan sistem punya kita telah mendukungnya.
- Download ISO image dari halaman download di situs CentOS kemudian bakar menggunakan aplikasi DVD Burner favorit kita atau buat Live USB. Panduan lengkap pembuatan Live USB Installer dapat kita baca disini.
- Hidupkan komputer, pilih pilihan media bootable pada menu boot yang disediakan firmware komputer. Secara default biasanya hardware tipe terbaru akan secara otomatis melakukan boot dalam mode UEFI, jika kita ingin boot dalam legacy mode, kita atur settingan pada menu system firmware.
- Selanjutnya pilih Install CentOS 7.

- Pilih bahasa yang kita ingin gunakan selama instalasi.

- Langkah selanjutnya masuk ke menu Installation Summary di menu ini terdapat beberapa menu yang dapat kita pilih dalam mengkonstumasi sistem punya kita. Langkah pertama kita dapat memilih menu DATE & TIME, pilih zona waktu yang di pakai di daerah tempat tinggal kita. Klik tombol DONE untuk menggunakan konfigurasi tersebut.


- Kemudian pilih menu Language Support, pilih bahasa yang ingin kita gunakan di sistem. Kemudian pilih juga menu KEYBOARD untuk memilih layout keyboard yang ingin kita gunakan.

- Langkah selanjutnya kita dapat memilih menu SOFTWARE SELLECTION. Di menu ini kita dapat memilih platform Server dan Desktop Environtment apa yang ingin kita gunakan. Jika kita ingin sistem yang minimalis, tanpa GUI, dan hanya menyediakan perangkat sistem dasar, kita dapat memilih Minimal Install. Atau jika kita ingin menggunakan sistem kita sebagai Desktop dengan DE GNOME pilih Gnome Desktop. Pilihlah sesuai dengan yang kita butuhkan.

- Jika kita ingin saat instalasi sistem kita tetap terhubung ke jaringan, atau kita ingin bisa terhubung dengan internet agar dapat menggunakan repository online, kita dapat mengatur perangkat jaringan di menu NETWORK & HOSTNAME.

- Selanjutnya, kita akan memulai memartisi harddisk. Klik menu INSTALLATION DESTINATION, kemudian pilih harddisk yang ingin digunakan, selanjutnya pilih “I will configure partitioning” jika ingin melakukan partisi secara manual. Pastikan kita sudah melakukan backup terhadap data-data dalam harddisk.

- Selanjutnya, tentukan skema partisi yang ingin kita gunakan. Kita dapat memilih LVM, BTRFS atau Standard Partition.

- Untuk membuat partisi baru klik tombol (+), untuk menghapus klik (-), jika ingin membuat partisi secara otomatis klik Click here to create them automatically.
- Jika kita ingin menggunakan CentOS dalam UEFI mode, langkah pertama kita harus membuat partisi untuk EFI, kemudian atur mount point sebagai /boot/efi. Kemudian tentukan berapa ukurannya. Partisi EFI ini harus menggunakan file system FAT 32.


- Selanjutnya buat partisi root (/), atur ukurannya sesuai yg kebutuhan, dan tentukan type file systemnya. Secara default CentOS 7 menggunakan file system XFS, jika kita ingin menggunakan file system yg lain contoh ext4, maka ubahlah sesuai yg kita inginkan.

- Selanjutnya buatlah partisi untuk swap. Jika diperlukan kita bisa juga membuat partisi secara terpisah untuk /home, /usr, /var atau untuk partisi sistem yg lain.

- Setelah selesai klik tombol DONE dan tombol Apply Chages pada halaman Summary of Changes. Karena kita memilih untuk menggunakan UEFI mode maka tabel partisi pada harddisk kita akan diubah secara otomatis menjadi GPT.

- Jika kita menginginkan sistem kita berjalan pada legacy mode, kita dapat membuat patisi sesuai kebutuhan kita (tidak perlu membuat partisi khusus EFI) minimal terdapat dua partisi yaitu partisi root (/) dan swap aja,


- Sekarang saatnya untuk memulai proses instalasi. Tekan tombol Begin Installation, kemudian buat password untuk akun root.



- Selanjutnya buat akun user untuk kita. Isi nama lengkap, nama akun dan password. Jika kita ingin menjadikan user kita memiliki hak akses administrator dengan menggunakan perintah sudo, maka berikan centang pada kolom Make this user administrator.

- Tunggu sampai proses instalasi selesai dan menampilkan pesan bahwa instalasi telah berhasil.

- Reboot sistem dan selamat kini CentOS terbaru telah terinstall di komputer.
- Saat pertama kali booting ke CentOS kita akan diminta untuk menyetujui EULA yang dipersyaratkan oleh pihak pengembang CentOS.Kemudian kita juga akan ditanya apakah kita akan mengaktifkan fitur kdump atau tidak.





- Setelah itu baru kita akan dihadapkan pada menu login GDM milik CentOS 7.





selamat mencoba
ReplyDeletegood
ReplyDelete